| HIKMAH KESEHATAN DALAM SHOLAT |
|
|
|
| Written by ma maarif |
| Monday, 09 November 2009 00:00 |
|
SIKAP SEMBAHYANG ISLAM YANG SEMPURNA BERDASARKAN ILMU KESEHATAN
Menurut Al-Qur'aanul Kariim, sembahyang adalah satu-satunya cara untuk membersihkan jiwa dan raga manusia ( Surat 74 Al-Muddatsir ayat 4 dan 5). Kesucian dan kebersihan jiwa dan raga, dalam Al-Qur'an sering disebutkan bersama-sama, oleh sebab jiwa yang suci di dalam tubuh yang sehat adalah menjadi parool atau semboyan dalam agama Islam (Mens sana in corpore sano). sikap tubuh ketika melakukan sembahyang secara Islam sebagaimana telah di contohkan oleh Nabi Muhammad Saw. Sesuai dengan wahyu Tuhan yang di terimanya (wahyu khafiy) demikian pula cara melaksanakan wudlu' adalah sesuatu sikap tubuh yang paling sempurna dan paling ideal, untuk mencapai kesempurnaan kesehatan badaniyah maupun bathiniyah. Ditinjau dari sudut ilmu kesehatan, setiap gerakan, setiap sikap, serta setiap perobahan dalam gerak dan sikap tubuh, pada waktu melaksanakan sembahyang, adalah yang paling sempurna, dalam memelihara kondisi kesehatan tubuh kita. oleh sebab itu, setiap penyimpangan dari sikap dan gerak badan, sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw, tidak dapat dibenarkan, oleh sebab setiap gerak dan sikap badan, adalah sesuai dengan tuntutan ilmu kesehatan. Gerakan-gerakan dalam sembahyang menurut agama Islam adalah suatu cara untuk memperoleh kesehatan dalam arti kata dan pengertian yang luas sekali; Ia mencakup semua gerakan dengan tujuan untuk mempertinggi daya prestasi tubuh. Dalam agama Islam setiap hari lima kali dilaksanakan cara sembahyang yang demikian itu. Gerakan badan yang demikian menhasilkan tubuh kita mendapatkan bentuk yang bagus dan sekaligus menjadi lembut dan lincah di samping mudah bergerak serta menambah kekuatan dan daya tahan. Prof. DR. Andry (Paris) menulis: Tidak dapat disangsikan bahwa gerakan-gerakan demikian yang dilaksanakan setiap hari itu akan menurunkan dan mengurangi penyakit kegemukan, rematik, penyakit gula (diabetes) batu empedu, sembelit dan sebagainya. Tentang tulang belulang: Gerakan-gerakan otot yang demikian itu, mengakibatkan urat-urat otot menjadi besar dan kuat. Pergelangan dan persendian oleh karena itu menjadi lebih mudah digoyangkan dan digerakkan, jantung menjadi lebih kuat, pekerjaan dan prestasinya lebih besar serta kapasitasnya lebih meninggi. tentang paru-paru, menjadi lebih kuat, kapasitasnya lebih besar serta prestasi pemasukan dan pengeluaran udara pernapasan lebih tinggi. Prof DR.Kohlrasch dan Prof. DR. Leube menulis: Gerakan-gerakan dalam sembahyang secara Islam mengurangi dan mengentengkan penyakit jantung seperti penyakit dari klep-klep bilik jantung, otot-otot jantung. pembuluh-pembuluh darah angina pectoris (dada sakit, sesak dan tertekan) penyumbatan urat -urat darah, penyakit paru-paru seperti bronkitis, asma, radang tulang rusuk, tuberkolusa, penyakit perut seperti maag yang membesar, sembelit, penyakit empedu, serta penyakit-penyakit pembawaan seperti asthma, kegemukan, diabetes, rematik dan lain-lain. Jelas iranya, dari uraian-uraian Sarjana kedokteran tersebut diatas betapa besar manfaatnya bersembahyang secara Islam, bagi setiap orang yang melaksanakanya. |
| Last Updated on Sunday, 15 November 2009 18:02 |




